%%title%% %%page%% %%sep%%

Sebanyak 88 persen pemakai melakukan riset online sebelum melakukan pembelian. Keadaan ini menuntut pemilik bisnis untuk bisa memiliki brand awareness yang baik agar dapat selalu ditemukan di bumi maya. Salah satu cara terbaik untuk membangun brand awareness di era computer digital ini adalah dengan menumbuhkan kualitas SEO. Dengan mengendalikan langkah optimasi SEO, website – website Anda bakal lebih gampang ditemukan dari berbagai tanda kunci. Anda bisa mencengkau lebih banyak audiens menggunakan berbagai macam kata kunci nun berhubungan dengan topik utama Anda.

Kok website yang membahas ulasan bola, jenis bola, jenis-jenis bola tidak bisa unggul di kata kunci itu? Sebab mayoritas pengguna yang mencari kata kunci “bola” bermaksud untuk mencari pemberitahuan bola, bukan pengertian bola dan jenis-jenisnya. Jadi Google web mengutamakan konten yang sesuai dengan search intent rutin pengguna. Setelah menentukan kurang lebih topik utama, Anda butuh membuat konten mengenai topik-topik tersebut. Google selalu pemimpin algoritmanya untuk memberikan hasil pencarian yang lebih signifikan dan solutif untuk penggunanya. Dari 2011 sampai tatkala ini, setidaknya sudah terdapat delapan major update buat algoritma Google. Hal ini turut dikonfirmasi oleh Udi Manber selaku mantan Chief of Search Quality Google web.

Selain backlink, masih ada beberapa faktor penting lain buat SEO off page. Anda dapat mendapatkan informasi selengkapnya di artikel Cara Optimasi SEO Off Page.

Kini orang-orang dapat mendapatkan informasi hanya beserta satu klik saja, yakni dengan mesin pencari. Di Indonesia sendiri, 75 persen pengguna internet sudah terbiasa menggunakan mesin pencari sebagaimana Google untuk mencari berbagai macam informasi, dari informasi harga, berita, informasi kesejukan, hingga informasi politik.

Data inilah yang lalu akan mendorong Google guna memodifikasi hasil pencarian di masa mendatang. Hasil pencarian dikatakan baik apabila pengguna internet mengklik link web yang ditampilkan mesin telusur. Apabila waktu loading seharga dua detik, website bakal memiliki rata-rata 8. 9 page visits per user/pengguna. Namun, page view bakal menurun menjadi 3. 3 bilamana website membutuhkan waktu hingga 8 detik agar terbuka dengan sempurna. Anda memang tidak bisa ‘memaksa’ pengunjung untuk berlama-lama dalam website. Namun, setidaknya Kamu tahu apa yang menghasilkan bounce rate menjadi semampai dan orang-orang tidak melakukan interaksi apa pun. Apabila website cenderung lambat, pengunjung akan memberikan respons rendah dan bounce rate meningkat.

Cek paten Google serta di sana Anda hendak menemukan suatu fakta menarik. Mesin telusur ini memakai data yang memuat saksi bagaimana user berinteraksi secara hasil pencarian yang ditampilkan.